Gumuk Berpasir & Sederet Wisata Seru di Bantul

Gumuk Berpasir & Sederet Wisata Seru di Bantul – Ada tempat pariwisata yang bisa dikunjungi di Bantul, DI Yogyakarta. Mulai dari Gumuk Pasir hingga hutan-hutan pinus yang cantik, semuanya ada! Bila kamu sedang berlibur di DI Yogyakata tentunya kamu perlu menambahkan Bantul sebagai salah satu obyek wisata. Kenapa harus Bantul? Bantul adalah salah satu kabupaten yang ada di DI Yogyakarta lalu menyimpan cerita serta tempat menarik yang perlu kamu eksplor.

Tak terlalu lama ini kami pun berlibur ke Bantul. Waktu menunjukkan pukul 09.30 WIB. Kami pun secepatnya bergegas menuju tempat menginap di Gedongkuning Yogyakarta guna menjemput Nurul serta Sukma, sahabat ransel anak kos kali ini untuk menjelajahi keindahan Bantul. Kami berempat pun berwisata menuju ke Bantul. Selama didalam perjalanan tidak banyak yang bisa dikerjakan, hanya mengobrol dan mendengar musik. Selama perjalanan menuju ke Bantul ada sebagian hal yang unik yang menjadi bahan omongan kami dan bahkan sambil tertawa.

Hal yang sangat unik yang pertama ialah ketika mau breakfast di salah sebuah rumah makan, di mana dalam hidangannya mempergunakan nama yang sangat unik serta dengan harga yang tak mahal, seperti paket lele terbang. Satu ucapan dari Sukma dan Nurul cuma ada di Jogja makanan semurah ini. Biaya untuk total makanan yang kami beli berkisar Rp 75.000 untuk 4 orang. Murah tidak?

Usai selesai makan, kami meneruskan perjalanan menuju ke Bantul. Dan tidak sengaja ketika di lampu merah Giwangan ada panorama yang sangat unik yaitu seseorang pengendara motor yang membonceng siapapun wanita dengan memakai helm ember dengan patokan fantastis. Cuma di Jogja kamu bisa mendapatkan kisah-kisah yang dapat menggelitik dan malah membuat kamu pula merasa iba kepada mereka. Jogja mengajari semua peradaban. Tidak terasa kami telah mendekati wilayah wisata yang harus kami datangi setelah tempuh perjalanan kurang lebih 1 Jam 30 Menit. Berikut lokasi pariwisata yang kami datangi selama di Bantul:

Perkebunan Buah Mangunan. Panorama hijau, indahnya Gunung Sewu, Tebing Kraton versi Bantul, berbagai macam buah-buahan serta sangat fresh. Mungkin itulah kata-kata yang pas memanifestasikan suasana Perkebunan Buah Mangunan. Ketika memasuki area perkebunan ini sempat kaget juga karena ada pariwisata melamun. Si Alan cepat-cepat berceloteh, tak usah jauh-jauh ke Jogja bila cuma mau melamun. Lupakan tentang pariwisata melamun, saatnya yuk kita bicarakan tentang Perkebunan Buah Mangunan. Taman rekreasi Buah Mangunan dibangun oleh Pemerintahan Kawasan Bantul pada tahun 2003 dengan luas area hingga 23,3 hektae dan persisnya terdapat di ketinggian 150-200 mdpl. Ada 1 atau 2 spot menarik ketika berkunjung ke taman ini, mulai menjelajahi tangga untuk ke destinasi utama yaitu gardu pandang. Eits, tapi gak usah buru-buru langsung ke gardu pandang. Kamu wajib abadikan terlebih dahulu foto kamu bersama si Jono di sini.

Hutan Pinus Imogiri. Hiruk pikuk perkotaan terkadang membuat kita lupa diri kepada Sang Khalik. Salah satu tempat terbaik demi mengangumi maha buatan ciptaan Allah SWT adalah Hutan-hutan Pinus Imogiri. Hiruplah secara perlahan-lahan udara segar dan sejuk, merasakan nikmat yang diberikan dengan cara free. Hutan Pinus ini merupakan bagian dari kawasan Resort Pengelolaan Hutan yang ditumbuhi oleh tanaman Pinus Merkusii. Kamu dapat melakukan berbagai aktivitas di sini, mulai dari selfie, kuliner atau hanya sekadar mengobrol santai bersama sahabat. Memulai sekarang, Nongkrongnya jangan di mal saja ya sahabat, menyatu dengan alam itu asik lho.

Gumuk Pasir Parangkusumo. Kamu sudah pasti tak asing lagi dengan tempat ini, karena telah banyak yang membahasnya. Tetapi tahukah kamu, ketika sebelum hits, Gumuk Pasir ini pernah jadi sebagai lokasi syuting video klip Agnes Monica dan Letto. Saat berkunjung ke Gumuk Pasir, pendapat team ransel anak kos ada sejumlah spot fantastis untuk berfoto ria diantaranya, ayunan di tengah-tengah pasir, Tulisan besar Gumuk Pasir, gardu lihat dan di bawah pohon-pohon.

Market Ikan Depok. Waktu memperlihatkan pukul 15.05 WIB, perut sudah makin keroncongan karena emang belum makan siang. Jika ke Bantul tidak ada makan di Pantai Depok rasa-rasanya kurang lengkap. Ini dia keunikan dari Pantai Depok. Tidak cuma terkenal sebagai lokasi makan seafood yang mantab, kamu pun bisa beli ikan fresh dengan proses tawar menawar. Setelah tawar-menawar ikan, kami pun langsung ke rumah makan di tepi supaya ikannya diolah. Nuansa makan di pinggir pantai sungguh membawa kebahagiaan tersendiri. Hembusan angin sepoi-sepoi serta birunya laut serta hempasan ombak menjadikan suasana semakin seru.

Pantai Parangtritis. Sebab padatnya jadwal, akhirnya kami pun tiba di sini pada malam hari sekitar jam 18.50 WIB. Jadi saya dan Alan cuma mandi di bibir pantai sambil bercengkarama dan merasakan hamparan pasir yang sudah tak jelas warnanya. Sekadar infromasi, Paris atau Parangtritis adalah salah satu pantai sangat terkenal di DI Yogyakarta. Tidak hanya terkenal dengan keindahannya, pantai ini juga dikenal dengan mitos Nyi Roro Kidul. Dan maka waktu memperlihatkan pukul 20.30 WIB, kami pun meneruskan perjalanan kearah Jogja.

Sentra Wisata

Related Articles

0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.